Informasi Terkini Seputar Tips dan trik Motor Idaman Anda.

Kamis, 18 April 2019

ini peneyebab motor nyendat/brebet pada Honda Vario 150 ESP

Share pengalaman, menangani nyendat/brebet pada Honda Vario 150 ESP

Sesudah kira-kira 3 (tiga) tahun menggunakan Honda Vario 150 ESP, baru kesempatan ini alami masalah yang begitu mengganggu. Mesin alami brebet/nyendat yang begitu kronis, terkadang dapat digerakkan untuk beberapa mtr., serta terkadang sesudah dinyalakan mesin langsung mati sendiri.

Ini begitu membahayakan jika dipakai di jalan raya, karena tanpa ada diprediksikan mesin bisa tidak diduga mati di dalam jalan serta bisa mengganggu pemakai jalan yang lainnya.

Perihal yang membuat cukup sulit untuk mendiagnosa pemicu rusaknya Vario 150 saya ialah tidak terdapatnya pesan error pada lampu MIL/lampu peringatan injeksi di speedometer serta mesin bisa distarter melalui tombol starter. Ini berarti tdak ada error pada sensor-sensor skema injeksi serta aki motor dalam kondisi normal.

Sebab perasaan pensaran yang dalam, dengan bekal pengetahuan otomotif dari STM, ditambah pengetahuan menangani permasalahan motor dari internet, saya coba-coba untuk melakukan perbaikan sendiri motor Vario 150 saya.

Langkah awal saya ialah bersihkan throttle bodi, sebab berdasarkan pengalaman jika mesin brebet umumnya throtle bodinya cukup kotor serta butuh dibikin bersih. Sesudah saya membuka, throttle bodi tampak begitu kotor, hitam serta berkerak, lantas saya membersihkannya dengan memakai carbon cleaner yang biasa dipakai untuk bersihkan karburator.


Sesudah throttle bodi bersih, nyatanya problemnya belum solved nih, mesin masih tetap nyendat-nyendat, serta bukan itu pokok sebabnya. OMG.

Lanjut saya coba membuka busi serta berdasar pada analisis visual, busi iridium NGK masih tetap lumayan bagus, supaya tidak ingin tahu, saya coba ubah dengan busi standard Vario 150. Lalu saya nyalakan mesin, mesin masih tetap nyendat-nyendat, dapat distarter serta mesin menyala tapi jika digas mesin langsung mati. What a masalah...

Ok, langkah ke-3 nih, jika menurut pengetahuan mbah google, peluang ini ada permasalahan di skema bahan bakarnya. Berdasar pada pengetahuan otomotif yang saya punya, skema bahan bakar mesin injeksi diawali dari pompa bensin yang menyuplai bensin ke throttle bodi/injector.

Dengan bekal pengetahuan bongkar pompa bensin dari Youtube, saya membulatkan tekad untuk melepas pompa bensin Vario 150. Langkah melepasnya cukuplah gampang, diawali dengan melepas soket, selang bensin serta baut-baut penahan pompa bensin. Sesudah itu pompa bensin saya bongkar, serta nyatanya saringan bensinnya begitu kotor, tampak hitam kelam. Untuk bersihkan saringan bensin yang menyatu di pompa bensin, saya peras memakai bensin ditambah semprotan carbon cleaner. Sesaat sisi pompa bensin pun tidak lepas saya preteli untuk dibikin bersih dengan carbon cleaner. Selanjutnya sukes pun ritual bongkar-pasang pompa bensin Vario 150.

elesai pompa bensin dibongkar serta dibikin bersih, saya coba nyalakan mesin, ok nyatanya mesin bisa menyala, telah saya gas dalam-dalam (tempat standard dua), mesin bisa menyala normal. Sesudah dites jalan, masalah nyendat muncul kembali. Digunakan jalan kira-kira 100 mtr., mesin kembali nyendat kronis, serta saya tidak bisa menyalakan motor benar-benar.

Sebab pengetahuan otomotif saya telah saya mengeluarkan semua, pada akhirnya saya membawa motor saya ke beres, alias bengkel sah Honda. (pilihan bendera putih)

Singkat kata, sesudah dipegang oleh mekanik beres, serta dicek businya, ia berkesimpulan jika pemicu nyendat pada motor saya sebab kop busi juga busi yang telah rusak. Sesudah ditukar dengan busi serta kop busi yang baru, mesin bisa berperan dengan normal. Untuk lebih pastikan, montir beres pun memakai alat computer spesial untuk lihat error code pada mesin, serta mereset sistem injeksinya.

Saya juga dibawa oleh mekanik itu untuk tes jalan berboncengan, benar sekali sekarang motor bisa berperan normal, tidak nyendat serta akselerasi jadi lebih halus, padat serta berisi seperti motor yang baru keluar dealer, thanks gan..

Mekanik beres memberi pesan, jika ingin melepas soket-soket pada mesin injeksi supaya tidak asal-asalan. Sebelum dan setelah melepas soket, mesti mereset sistem injeksi. Berikut pengetahuan yang belum saya dalami, sebab pada dasarnya saya tidak berani untuk jumper-jumperan kabel, takut salah reset yang dapat mengakibatkan rusaknya ecu, kan dapat berabe..

Diluar itu mekanik yang cukuplah memiliki pengalaman itu pun mengemukakan jika:
1. Pompa bensin honda ditanggung tidak gampang rusak, bisa dipakai sampai 5 (lima) tahun
2. Sebelum pastikan pompa bensin memiliki masalah, cek dahulu busi serta kabel busi
3. Sesudah itu cek sensor-sensor pada skema injeksi
4. Janganlah lupa mereset sistem injeksi agar tidak tampil error pada skema injeksi serta yang paling akhir
5. janganlah coba-coba mengutak-atik skema injeksi, jika terasa belum pakar sebab akan menyebabkan fatal buat mesin.


Pada akhirnya saya begitu mengucapkan terima kasih pada mekanik itu, sebab bisa mengakhiri masalah pada Vario 150 saya. Perihal yang saya cemaskan.khawatirkan jika saya mesti ganti satu set pompa bensin tidak berlangsung, karena harga nya cukuplah mahal, di rata-rata 500 beberapa ribu. Motor juga kembali normal dengan cukuplah lakukan pergantian busi standard serta kepala/kop busi, hingga tidak membutuhkan cost yang lumayan besar. Alhamdulillah...

Perihal ini pula cukuplah mematahkan opini saya, jika mekanik beres kurang memiliki pengalaman, serta kerja sembrono. Berdasar pada pengalaman itu, saya mujur dilayani oleh mekanik yang pakar serta memiliki pengalaman, sebab permasalahan bisa dituntaskan dengan cepat serta tidak trial serta error. Thanks AHASS.

Demikian pengalaman dari saya, mudah-mudahan bisa jadi pengalaman buat rekan-rekan.


EmoticonEmoticon