Informasi Terkini Seputar Tips dan trik Motor Idaman Anda.

Senin, 15 April 2019

Ranjau Paku Setan, Seringkali Menyerang Pemotor di Malam Hari

Siaga Ranjau Paku Setan, Seringkali Menyerang Pemotor di Malam Hari

Jakarta – Situasi jalan raya yang ramai condong macet di sore sampai malam hari waktu jam pulang kerja nyatanya digunakan oleh pelaku tukang tambal ban untuk memperoleh untung. Mereka dengan menyengaja menyebar ranjau paku setan di lokasi jalan protokol Jakarta. Langkah berikut membuat korbannya harus terpaksa menepi untuk menambal ban sebab anginnya habis.

Tentu saja ini pantas dicermati, karena ban tubeless sekalinya tidak mampu menantang ranjau paku setan. Bentuk paku yang berongga seperti jarum suntik membuat susunan ban tubeless yang seharusnya meredam hawa tidak keluar justru bocor. Menjadi info, paku setan ini ialah paku bikinan berbahan kerangka payung yang dipotong dengan satu diantara bagian tajam.

“Biasanya tambal ban nakal seperti ini banyak di daerah dari arah Grogol sampai MT Haryono Cawang situ. Ia gunakan paku setan, membuatnya dari rangka payung dipotong serta ujungnya dibikin tajam. Menyengaja dibikin demikian agar angin ban tubeless langsung habis serta pemotor cepat-cepat nambal,” tutur Syahrul Romadon, pengelola kios tambal ban mobil di Kalimalang, Jakarta Timur.

Bentuk kerangka payung yang seperti huruf U ini jika menyerang ban tubeless ini seperti lubang jarum, dapat membuat ban bocor di rongga yang terbuka. Lainnya perihal dengan paku biasa, susunan di ban tubeless dapat meredam hawa di antara paku supaya sedikit terbuang keluar.

“Kalau hanya tertusuk paku beton sich ban tubeless masih tetap kuat digunakan jalan, soalnya angin sedikit doang bocornya,” lebih pria dengan sapaan Aung itu.

Mengantisipasi Ranjau Paku Setan



Anda butuh tahu bagaimana hindari ranjau paku setan ini, agar tidak jadi korban selanjutnya. Ada cara-cara mengantisipasi dari kejahatan pelaku tukang tambal ban ini. Carmudian dapat gunakan cairan anti bocor atau mengidentifikasi titik-titik di mana mereka umumnya beroperasi mencari mangsa.

“Buat mengantisipasi ranjau paku umumnya gunakan cairan anti bocor, tetapi semestinya pilih yang bagus. Jadi waktu terkena paku, cairannya dapat nutup lubang termasuk juga paku setan. Cairan anti bocorn yang buruk itu encer, itu cairannya tidak ingin nutup lubang serta sering rembes dari tempat bocornya,” tutur Gilar Riyadinata, mekanik Pro Ban Otista, Jakarta Timur di kesempatan berlainan.

Modus operandi yang dikerjakan oleh pelaku tambal ban penyebar ranjau paku ini umumnya dikerjakan sore sampai malam hari. Terkadang tempat mereka berpindah-pindah tetapi masih tetap di lokasi yang sama. Berlainan dengan bengkel tambal ban untuk mobil yang perlu buka kios, kawanan tambal ban nakal ini cuma buka lapak ala kadarnya.

“Cirinya tidak jauh dari titik ranjau paku ada tukang tambal ban, umumnya itu (tambal ban) yang nakal. Mereka membuka lapak dadakan di trotoar atau tepi jalan serta tentu tidak miliki kios permanen. Terkadang mereka pun pindah-pindah tempat tidak disana saja,” jelas Aung.

Jika Carmudian seringkali merasakan beberapa titik tukang tambal ban dadakan pada sebuah ruas jalan protokol, semestinya pantas siaga. Supaya tidak terserang ranjau paku setan, semestinya jauhi ruas jalan samping kiri.

“Buat jaga-jaga, jika bawa serta motor di jalan protokol mending janganlah di jalan sangat kiri. Mereka buang ranjau paku disana. Mengambil jalan tengah atau kanan sekaligus saja agar aman,” katanya.


EmoticonEmoticon