Informasi Terkini Seputar Tips dan trik Motor Idaman Anda.

Senin, 08 April 2019

seting ECU brt racing

Jakarta - PT. Tri Mentari Niaga sebagai produsen racing part Bintang Racing Tim (BRT) meluncurkan sekaligus juga aktif memberi training mengenai langkah seting ECU terbarunya yang dinamakan Juken 5.


Didorong keingintahuan tinggi, OTOMOTIF menyengaja masuk untuk lihat langsung fitur-fitur barunya.

Mari bedah feature ECU yang dibandrol Rp 750 sampai 1,5 juta serta ada untuk sebagian besar type motor injeksi Tuning

Dengan model ini, dapat seting ECU dalam situasi mesin menyala lewat remote atau laptop.

Beberapa parameter yang dapat Live Tuning diantaranya E-map Range, Fuel, Ignition, Limiter, Jalan – Jalan Sore (JJS), Idle Fuel, Deceleration Fuel serta Warming Up.

Waktu Live Tuning setingan baru tersimpan dalam otak depan atau sesaat belum permanen, bila setingan telah di rasa cocok mesti lakukan execute untuk menaruh data dengan permanen.

Nanti ECU ini bisa disetting lewat laptop, remot serta smartphone berbasiskan Android.
“Terkadang tenaga motor rasa-rasanya enak bila langsung betot ataupun gantung gas tetapi tidak enak saat gas diurut serta waktu boncengan contoh jalan enjoy sama istri. Di sini lah manfaat feature JJS,” kata Tomy Huang President Director BRT.

Dalam menu JJS ada pilihan add serta range. Range adalah pilihan di rata-rata berapakah rpm serta bukaan gas yang ingin diseting.

“Umumnya untuk jalan enjoy mengatur bukaan gas dari 2 sampai 50% dengan rata-rata 1.000 – 6.000 rpm,” sarannya. Bila telah lantas pilih add ingin naik atau turun berapakah %.
Factory Reset

Feature baru setelah itu ini akan bermanfaat sekali saat tuner telah pusing.

“Kalau telah pusing mapping sana sini tidak bertemu, dapat kerjakan Factory Reset ini akan kembalikan data kembali seperti setingan pabrik,” tutur pria ramah ini.
Quick Shifter

Feature ini bermanfaat sekali terutamanya di arena balap, sebab rider tak perlu memakai kopling waktu ingin menaikan gigi sebab ECU akan mematikan pengapian dalam tempo sepersekian detik.

“Quick shifter dapat gunakan universal yang telah di jual umum. Jika ingin pasang quick shifter mesti request dahulu waktu beli ECU sebab ada kabel yang kelak disambungkan ke quick shifter, tetapi tenang saja sebab free, tidak ada penambahan cost,” yakinnya.
Screenshoot atau Capture

Seperti screenshoot pada smartphone, di Juken 5 ini pula manfaatnya sama yakni untuk menutup monitor.

Perbedaannya di Juken 5 ini menutup monitor yang berisi info rpm mesin.

“Terkadang waktu seting ada brebet di rpm tersendiri serta mesti mengingat di rpm berapakah brebetnya. Dengan feature capture inilah akan menutup di rpm yang kita kehendaki yang di rasa brebet, langsung bisa seting untuk lebih atau kurangi fuel lantas save,” jelas Tomy.
History

Feature ini begitu bermanfaat serta mempermudah tuner, sebab semua data putaran mesin mesin serta bukaan gas dapat terekam.

Triknya, tekan tombol spesial history lantas LED biru pada ECU akan berkedip mengisyaratkan feature history sudah aktif.

Sesudah itu pengendara perlu coba motor berkeliling-keliling bila telah usai tekan kembali tombol merah sebelum mesin motor mati.

“Tuner dapat gabungan aduan pengendara dengan data history serta data ini begitu tepat. Reputasi langkah berkendara si rider akan tampak, setelah itu tuner perlu seting contoh memberikan atau kurangi debet bensin,” rincinya.


EmoticonEmoticon